Selasa, 15 November 2011

kasih ibu sepanjang masa, kasih pacar sepanjang?????

sering denger kan lagu!
   kasih ibu kepada beta..
   tak terhingga sepanjang masa...
   hanya memberi tak harap kembali..
   bagai sang surya menyinari dunia...

   subhanalloh... maha besar atas ciptaanMu ya Alloh...
yah.. sosok yang begitu santun, lembut, bersahaja, pemaaf,dan segala2nya ini hanya milik ibu seorang... tak ada seorang pun yang dapat menandingi sosok seorang ibu.
tapi kenapa akhir2 ini, sebagian kaum adam lebih mementingkan pacarnya daripada ibunya?

   memang tidak semuanya sih.... tapi masih ada kan yang begitu?
sedikit sindiran kalau tidak percaya tentang ketidak adilan ini.. hehehehe...
1.kalau ke pacar, everytime, everydays, everyminute,,, every..every...and every... tidak pernah ketinggalan mengucapkan kata I love u... tapi kalo ke ibu begitu gak yah???????? :)
2.kalo pacar ultah, "sayang km minta apa aja tak turuti"..... owh nooooo...... are you sure????? tapi kalo ke ibu inget gak yah ultahnya???? ngucapin gak yah????
3.kalo pacar marah, "detik itu juga langsung minta maaf"... tapi kalo ibu marah apa kita langsung minta maaf???
4.pacar belum tentu dapat menerima semua kekurangan kita tapi kalo ibu, apapun yang sekarang terjadi pada diri kita.. ibu tetap merangkulnya...

   saudaraku....masih banyak lagi deh contoh2 yang lain, gak enak aja kalo ak keluarin semunaya..takut ada yang tersinggung.hehehehe.... saudaraku sudah jelas dan sangat jelas kalo kasih ibu sepanjang masa dan kasih pacar sepanjang masih ada rasa sayang... :)

  saudaraku.... renungkanlah beberapa baris kata yang ak tulis benar2 dari hati kecilku, semoga saja dapat menjadi renungan untuk kedepannya... :)

       saat kau kecil beliau yang memberimu makan
       saat kau dewasa beliau yang selalu menjagamu
       kau minum dari jerih payah seorang ibu

jika dimalam hari kau sakit,sepanjang malam ibu menjagamu hingga tidak tidur
disaat menjagamu tak jarang ibu menangis karena takut nyawamu akan meninggalkanya.
padahal ibu tau kalau ajal sudah ditentukan dan pasti tiba masa itu.
tapi disaat kau dewasa, kau menyakiti hatinya dengan ucapan-ucapan kasar dan keras
disaat ibu ingin bersamamu menghabiskan masa tuanya, kau tak peduli dan lebih mementingkan keluarga barumu.
disaat ibu melarangmu untuk pergi jauh dari beliau, dengan alasan demi masa depan kau                           meninggalkannya.
saudaraku... kenanglah kebaikan ibu selama ini...
sanggupkan kita meninggalkan beliau disaat tubuhnya sudah mulai renta?
hilangkanlah sedikit keegoisanmu saudaraku.... kapan kita akan berbakti pada ibu kalo bukan sekarang?
ibu tak butuh uangmu,,, yang ibu butuh hanyalah kasih sayang dan perhatianmu...
tetap katakan "MY LOVE JUST 4 MAMZ... everytime....
***persembahan u/ ibuku di kampung***
***ku tetap menyayangimu meski ku jauh***      
***nung hidayah***

Senin, 14 November 2011

saudariku engkaulah permata dunia!!!

hemm... kalau sudah membahas pacaran pasti yang ada dipikiran saya itu indah, romantis, perhatian... hemmm apa lagi yah? tak munafik saya juga pernah merasakan saat-saat seperti itu, kalo sedang kena demam cinta, duh..duh..duh... mau makan teringat padamu... mau tidur teringat padamu... mau apapun teringat padamu.... kekasihku... hahahai.... udah deh... semua hal yang kita lakuin pasti ada bumbu senyum2 sendiri... demam cinta itu dapat memotifasi kita untuk lebih semangat dalam melakukan segala hal, iya toh?
       saudariku! bukan ku melarangmu untuk jatuh cinta, saya tau itu adalah suatu fitroh yang tak dapat di tolak. jatuh cinta tak harus diungkapkan saudariku, simpanlah perasaan itu dihatimu yang paling dalam, biarlah hanya dirimu dan Alloh yang tau tentang perasaanmu. berdoalah setiap sholatmu agar Alloh mendekatkan Jodomu saudariku...
        saudariku! engkaulah permata yang terlindungi! engkaulah mutiara tersimpan! betapa berharganya engkau! simpanlah rasa cintamu itu hanya untuk yang halal untukmu. jangan kau luapkan perasaanmu itu kepada yang bukan mukhrim untukmu. sabarlah saudariku, semua akan indah pada waktunya... Alloh sudah menuliskan laki-laki yang terbaik untukmu di Lauhul Mahfudz...
        saudariku! betapa indahnya berpacaran setelah menikah, meski ku belum pernah meraskannya. tapi saya yakin begitu indah bila kita meluapkan rasa sayang kita kepada yang sudah menjadi mukhrim kita. saudariku! betapa meruginya kita bila meluapkan perasaan kita kepada orang yang belum halal untuk kita. 
       saudariku! bila kalian sudah ada komitmen dengan laki-laki, segeralah minta kejelasan untuk segera menikahimu. jangan mau bila selalu menunggu dan menunggu... bila nanti engaku tak jadi menikah dengannya, betapa sedihnya hatimu. maka dari itu, sebelum hubunganmu berhenti dengan sia-sia segeralah untuk menikah bila engkau sudah mantap dan siap. tak usah lama-lama berpacaran karena yang paling rugi adalah engkau saudariku.
       saudariku! engkaulah permata dunia! tetap tundukkan wajahmu, jaga slalu hatimu hingga ada seorang pangeran yang melamarmu. tetap dengan keistoqomahanmu... karena itu adalah pondasi untuk masa depanmu.. kehilafan semua milik saya pribadi, kesempurnaan hanya milik Alloh semata. bila ada salah dalam kata-kata saya, mohon di maafkan...

***nung hidayah***

piLihan ada di Tanganmu

     saat diri berada di simpang dua jalan
jalan manakah yang akan di pilih?
satu jalan yang lurus, tiada tanjakan namun....
menuju lembah yang begitu hina, mengantarkan pada kehancuran...
      hanya sesal yang tiada gunalah akhirnya
      satu jalan lagi begitu banyak liku, harus bersusah payah memanjat
      di puncaknya ada taman yang begitu indah
      pepohonan yang hijau nan rindang
sejuknya udara, ada mata air pelepas dahaga
nikmatlah akhir dari perjalanan mendaki itu
jalan mana yang akan kau pilih semua ada balasanya di sisi Alloh...


***copas buku saudariku engkaulah permata dunia, Ibnu Jabrulloh****

Minggu, 13 November 2011

kiTa paSti Bisa!!!!!

kalo saya bisa, kenapa kalian tidak bisa?
semua akan mendapatkan apa yang diharapkan,
semua butuh pengorbanan dan perjuangan,
semua berawal pasti dari bawah,
jatuh bangun dal;am menjalani hidup itu sudah biasa,
yakinlah kalo itu proses menuju keberhasilan.
       belajar, belajar dan terus belajar,
       yakinlah kawan bahwa semua akan indah pada waktunya,
       Tuhan tak akan mengabaikan umatnya yang telah benar-benar berusaha.

mari kawan..... saling kuatkan tekad,
dan yakinlah bahwa kamu bisa...
kamu berhak mendapatkan kemenangan atas usahamu sendiri....

***Kenangan Blue House***
***Nung Hidayah***

Jumat, 11 November 2011

k@reN@ kiTa BeRteMaN

        yah.. karena kita berteman, judul yang biasa mungkin menurut teman2. tapi ini sesuatu hal yang yang baru ak alami. terjadi tepat pada saat tanggal 11-11-11, sungguh tanggal yang cantik bukan, tapi tanggal itu menjadi sebuah sejarah yang menyedihkan dalam hidupku.
         berawal dari pertemanan dengan teman kuliah, ak salah satu mahasiswa pindahan dari kampus lain. dan otomatis ak butuh adaptasi toh, mulailah ak mencari sebanyak2nya teman. yah.... menurutku semakin kita banyak teman semakin banyak juga info yang kita dapatkan (dalam arti info kuliah yah). yang ku cari terlebih dulu adalah teman yang brasal satu daerah denganku dulu, bukan berarti ak pilih2 teman.. sangat..sangat bukan. tapi ak pengin nyari sodara dekatku dulu(dalam arti tetangga dulu kan?)... nah sekian banyak teman, ak mendapatkan beberapa teman yang berasal satu daerah denganku, awal.... kita nyambung satu sama lain. mereka sudah ak anggap sebagai kakakku sendiri, yah maklum lah anak bontot yang jauh dari ortu jadi yo nyari kakak donk... hehehehe.... 
       alhasih... ada yang menurutku dari awal kita dah nyambung, kita sering berbagi cerita meski jarang n sangat jarang kita bertemu. tapi pada saat kita bertemu, ada lah sedikit2 cerita yang bisa kita bagi... sehari..dua hari.. tiga hari.... lancar pertemanan kita, tapi setelah beberapa pekan kok dia mulai beda.
     asat..usut...ternyata setelah ak tanya kejelasanya. dia menghindar dariku karena dia tau ak berteman dengan orang yang dia kenal. jujur saja pada saat dia mengatakan seperti itu... sangat..sangat...sakit n kecewa hati ini. bukan ak ingin mempermasalahkannya, tapi segitukan dia??? gara2 kita berteman, dia jadi menghindar dariku.... salahku apa ya Tuhan?ku tak menyalahkan dia atau temanku.. itu hak dia bila melakukan ini padaku... tapi yang tidak masuk akal """hanya karena kita berteman""". 
       kita berhak kan berteman dengan siapa saja?tanpa terkecuali itu orang pemabuk, tukang judi, perampok, sampe pembunuh sekalipun. yang penting kan kita hanya berteman, dan tak terjerumus dalam dunianya kan? memang ak  pernah baca "bila kamu berteman dengan penjual minyak wangi kamu akan ikut wangi, dan bila kamu berteman dengan tukang sate maka akan kebakar" tanpa di jelaskan pun ak harap teman2 dah paham dengan kata2ku.. itu kan kalo kita bergaul dengan mereka, tapi kalo kita hanya berteman.... yah... ak tak kan menyalahkan siapapun... mungkin harusnya ak yang introspeksi diri, mungkin banyak kesalahan2 yang ak lakukan, mungkin ada sifat2 ku yang teman2 kurang berkenan... segala salah, khilaf, kekurangan itu hanya milik ak pribadi. ak benar2 minta maaf atas sikapku selama ini. 
         teman... no body perfect...... kamu berhak menilaiku seperti apa.. tapi yang ku pinta, jangan sekali2 kamu sama kan ak dengan siapapun... ak ya ak... dia ya dia... ak bukan dia..diapun bukan ak.... kamu pun pasti tak mau kan di samakan dengan siapapun? km dah dewasa, pasti kamu bisa tau apa yang ak rasakan saat ini... kekecewaan yang sangat besar terhadapmu...
         teman.... lihatlah teman yang ada di sekelilingmu lewat hati dan ketulusanya dalam menerima segala hal kekuranganmu. jangan di lihat dengan siapa dia berteman... mungkin kamu sekarang tak butuh ak, tapi suatu saat entah kapan, entah di mana kamu akan butuh ak... ya walau pun hanya dalam hal sekecil / seringan apapun...
         teman.... bukalah mata hatimu... lihatlah ak dari sosok nung yang selalu ada untukmu... jangan kau lihat ak dari dengan siapa ak berteman....
         teman.... ku tak mau kehilangan satu orang teman pun... terkecuali ajal yang telah memisahkan kita... semoga kamu mendengar isi hatiku ini teman... ku tak mengharapkan km membacanya.... semoga ini tak terjadi pada teman2ku yang lain.. di akhir kata, ku benar2 minta maaf atas khilaf ku selama ini pada mu (sa).

***di tengah2 keramain kampus***

Rabu, 09 November 2011

BiL@ W@KtUny@ TiB@....

        biarkanlah perasaanku menjadi sebuah pertanyaan..., yang kan ku jawab bila saatnya tiba. betapa munafiknya ak bila menepis tentang rasa ini.tapi kini belum waktunya ku menjawab tanya itu.masih ada hari esok dan esok... biarkanlah rasa ini tumbuh bersemi seperti apa adanya....
        bukan ku tak mau merasakan cinta, tapi ku takut bila rasa ini menyakiti orang lain. kakak... ak tau kau mengharapkanku, tapi simpanlah perasaan itu dulu hingga waktunya tiba. suatu saat bila ku sudah siap, ku mau menjalani hidup bersamamu...
        kakak.... belum saatnya ku membalas cintamu, ak masih ingin mencari ilmu... masih banyak yang harus ak pelajari... kak, percayalah akan kuasa ALLOH. jika memang kita di takdirkan bersama pasti kita kan di persatukan... percayalah.... ketetapan ALLOH tidak ada yang di ragukan...
         kakak.... aku ingin merasakan indahnya berpacaran setelah menikah, percayalah padaku. bila kau menjaga perasaanmu hingga waktunya tiba, aku pun akan menjaga perasaan ini hingga kau mengatakan keseriusanmu pada ayahku...
         kakak.... aku yakin semua  akan indah pada waktunya.... dan ku tetap menantimu hingga waktunya tiba...

Senin, 07 November 2011

NaNtiKaNku di BaTaS wAkTu….


Di kEdAlaMaN haTiku TerSemBuNyi haRaPaN yaNg suCi
Tak PeRlu enGkaU meNyakSikaN..
LeWaT keSaliHaNmu yanG Terukir MenGhiAsi DiRimu,
Tak PerLu deNgaN kaTa2…..
SunGguH waLau ku KeLuH tuk MeNguNgkaPkaN peRasAanku
NaMun PenaNtiakku Pada diRimu JanGan SaLaHkan…

heeMmm… Lagu EdcOusTic nya BeNer2 Pas baNget neH ma peRasAaNku saaT iNi, beNer2 MenGaguMi sOsOk yaNg biSa MemBimBinGku keLak,Gak Munafik Kalo ak MengAgumi n mengHaraPkan dia. ya Alloh SemOga dia TidaK Tau TenTanG peRasAanku ini, BiaRkanLaH raSa ini HanYa Engkau yaNg Tau.
Meski ku mengharapkanmu, tapi ku tak pernah ingin mengungkapkan. Biarkan perasaan ini mengalir seperti apa adanya… ku tak mau bermain perasaan, ku masih punya cita2 yang harus ak kejar. Ya Alloh, tundukkan wajahku bila berhadapan denganya,  simpanlah perasaan ini hingga waktunya tiba. Kalau memang dia di takdirkan menjadi imamku, persatukanlah kami… amin…